Memiliki alis yang rapi dan sesuai bentuk wajah merupakan keinginan banyak orang, khususnya wanita. Selain menggunakan pensil alis atau eyebrow pencil, teknik mengerik alis bisa menjadi solusi praktis untuk merapikan bulu alis yang tumbuh tidak beraturan. Namun, tidak semua orang paham bagaimana cara mengerik alis yang benar agar hasilnya maksimal dan aman.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang cara mengerik alis yang baik, termasuk alat yang digunakan, teknik yang bisa diterapkan, serta tips merawat alis agar tetap sehat dan cantik. Yuk, simak langkah-langkahnya!
Apa Itu Mengerik Alis?
Mengerik alis adalah teknik menyisir dan merapikan bulu alis menggunakan alat khusus seperti sikat alis atau sisir kecil. Teknik ini bertujuan untuk menjadikan bulu alis lebih teratur, rapi, dan mudah dibentuk sesuai keinginan. Biasanya, setelah mengerik, Anda bisa melanjutkan dengan mencukur rambut alis yang tumbuh tidak diinginkan, atau menggambar alis agar terlihat lebih tegas.
Alat-Alat yang Dibutuhkan untuk Mengerik Alis
Sebelum mulai mengerik, penting untuk menyiapkan alat yang tepat agar proses lebih mudah dan hasilnya maksimal. Berikut alat-alat yang biasanya diperlukan:
- Sikat Alis (Eyebrow brush atau spoolie): Alat ini berbentuk seperti sikat kecil dengan bulu halus. Fungsinya untuk menyisir alis agar bulu-bulu tampak rapi dan lurus. Alat ini mudah ditemukan di toko kosmetik.
- Sisir Alis Kecil: Selain sikat spoolie, sisir kecil bergigi rapat juga bisa digunakan untuk mengerik alis, terutama jika Anda ingin merapikan bulu alis yang agak panjang.
- Pinset: Untuk mencabut bulu alis yang tumbuh tidak pada tempatnya setelah mengerik.
- Alat cukur alis mini: Untuk mencukur bulu-bulu halus yang terlalu panjang dan sulit dicabut dengan pinset.
- Gunting kecil: Digunakan hanya jika ada bulu alis yang terlalu panjang dan perlu dipangkas.
Langkah-Langkah Cara Mengerik Alis yang Benar
Berikut ini tutorial lengkap cara mengerik alis, dari persiapan hingga finishing: Artikel lifestyle dan inspirasi
1. Bersihkan Wajah dan Alis
Sebelum mulai, pastikan wajah dan alis dalam keadaan bersih. Gunakan pembersih wajah yang sesuai untuk menghilangkan minyak, kotoran, atau sisa makeup. Alis yang bersih akan memudahkan pengelolaan dan mengurangi risiko iritasi.
2. Sisir Alis ke Arah Alami Pertumbuhan
Gunakan sikat alis atau spoolie untuk menyisir alis ke arah pertumbuhan bulu alis. Biasanya dari pangkal ke ujung. Menyisir ini membantu melihat bentuk alis secara keseluruhan dan mana bulu alis yang terlihat berantakan atau panjang.
3. Sisir Alis ke Atas untuk Mengecek Panjang Bulu
Setelah menyisir alis secara natural, coba sisir bulu alis ke arah atas. Cara ini membantu Anda mengecek apakah ada bulu-bulu yang terlalu panjang dan perlu dipangkas. Tandai area tersebut agar tidak melewatkan.
4. Pangkas Bulu Alis yang Terlalu Panjang
Dengan menggunakan gunting kecil, potong bulu alis yang terlihat panjang saat disisir ke atas. Lakukan secara hati-hati dan sedikit demi sedikit agar tidak terpotong terlalu banyak.
5. Cukur atau Cabut Bulu Alis yang Tumbuh Tidak Rapi
Setelah bulu alis dipotong, lanjutkan dengan mencukur bulu alis yang tumbuh di luar garis alis yang diinginkan. Jika Anda nyaman mencabut, gunakan pinset untuk mencabut bulu-bulu tersebut agar hasilnya lebih tahan lama. Perhatikan bentuk alis alami agar tidak menghilangkan terlalu banyak.
6. Sisir Lagi untuk Finishing
Setelah mencukur dan mencabut, sisir kembali alis agar terlihat lebih rapi dan sesuai bentuk yang diinginkan. Jika perlu, tambahkan makeup seperti pensil alis atau gel pelentik alis untuk kesan yang lebih sempurna.
Contoh Bentuk Alis yang Bisa Kamu Terapkan
Bentuk alis ternyata sangat berpengaruh ke keseluruhan ekspresi wajah. Berikut contoh beberapa bentuk alis populer yang bisa kamu coba sesuaikan dengan bentuk wajah: Sifat Buruk Virgo Wanita yang Perlu Kamu Ketahui
- Bentuk Alis Natural: Mengikuti garis alami alis, hanya merapikan bulu yang keluar dari jalur. Cocok untuk tampilan sehari-hari yang simpel dan natural.
- Bentuk Alis Lengkung: Membuat lengkungan sedikit di tengah alis untuk efek mata lebih terbuka dan tajam. Sesuaikan lengkungan dengan bentuk wajah supaya tidak terlalu berlebihan.
- Bentuk Alis Tebal dan Rapi: Cocok untuk yang suka tampilan bold. Setelah mengerik, gunakan pensil alis untuk mengisi dan membentuk alis yang tebal dan jelas.
- Bentuk Alis Tipis dan Lengkung: Kurangi volume dengan mencukur bagian bawah alis dan buat lengkungan halus. Cocok untuk wajah oval atau bulat agar terkesan lebih ramping.
Tips Merawat Alis agar Tetap Sehat dan Cantik
Mengerik alis saja tidak cukup jika kamu ingin punya alis yang sehat dan menarik. Perhatikan beberapa tips berikut:
- Jangan terlalu sering mencabut atau mencukur: Memberi jeda waktu agar folikel rambut tidak rusak dan alis tidak menjadi jarang.
- Gunakan minyak alami: Seperti minyak castor atau minyak kelapa untuk merangsang pertumbuhan bulu alis dan menjaga kelembapan.
- Hindari penggunaan produk kimia keras: Alis termasuk area sensitif, jadi pilih produk makeup dan perawatan yang lembut dan hypoallergenic.
- Rutin membersihkan alis: Jangan biarkan alis kotor atau berminyak, karena bisa memicu masalah kulit di sekitar mata.
- Perhatikan pola makan dan hidrasi: Nutrisi yang baik membantu pertumbuhan rambut, termasuk bulu alis.
Kesimpulan
Mengerik alis adalah langkah penting untuk mendapatkan tampilan alis yang rapi dan teratur. Dengan menggunakan alat yang tepat dan teknik yang benar, kamu bisa mengerik alis sendiri di rumah tanpa perlu ke salon. Pastikan untuk melakukan langkah-langkah dengan hati-hati dan jangan lupa merawat alis agar tetap sehat. Bentuk alis yang sesuai wajah juga makin menambah nilai estetika pada penampilan kamu.
Selamat mencoba dan semoga alis kamu selalu cantik dan terawat!
FAQ Seputar Cara Mengerik Alis
Apakah mengerik alis bisa dilakukan sendiri di rumah?
Bisa banget! Dengan alat sederhana seperti sikat alis dan pinset, serta mengikuti langkah yang benar, kamu bisa mengerik alis sendiri di rumah dengan hasil memuaskan.
Seberapa sering sebaiknya mengerik alis?
Sebaiknya lakukan merapikan alis setiap 1-2 minggu sekali untuk menjaga bentuk alis tetap rapi tanpa merusak folikel rambut alis.
Apakah mengerik alis bisa menyebabkan iritasi?
Kalau dilakukan dengan benar dan alat bersih, risiko iritasi sangat kecil. Namun, jika kulit sensitif atau alat kotor, bisa saja terjadi iritasi ringan. Kencan Bahasa Gaul: Panduan Lengkap untuk Remaja Kekinian
Bisakah mengerik alis menggantikan mencabut alis?
Mengerik lebih ke merapikan bulu alis agar terlihat rapi dan memudahkan pembentukan. Untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan, tetap perlu mencabut atau mencukur.
Apa beda sikat alis dengan spoolie?
Sikat alis dan spoolie pada dasarnya sama, yaitu sikat kecil dengan bulu halus. Istilah spoolie biasanya digunakan untuk sikat yang ditempel di pensil alis, sementara sikat alis bisa jadi alat terpisah.